Sabtu, 24 Desember 2011

HIDUP SEJATI

PENGERTIAN HIDUP SEJATI YANG DISEBUT DENGAN MANUNGGALING KAWULO GUSTI

Jiwa adalah suara hati yang harus ditaati dan dituruti, karena semuanya atas kehendaknya, kehendak Dzatnya. Jiwa selain kehendak Tuhan juga merupakan penjelmaan dari Tuhan, dan bagaimana cara kita untuk menempatkan jiwa ini dalam kehidupan yang sejati supaya suci dan tidak dinodai apalagi sampai dicurigai. Sesungguhnya jasad yang kita miliki sekarang ini sebenarnya adalah bangkai yang berjalan, bisa busuk dan dimakan belatung. Kadang-kadang kita sebagai manusia akan lupa akan kehendak Tuhan, apa yang sebenarnya kita sucikan pada diri kita,,??? Pada dasarnya semuanya mensucikan dengan air wudlu dan sholat lima waktu, memakai pakaian yang indah dan bersih, akan tetapi sesungguhnya semua itu masih salah. pada dasarnya makhluk yang bernyawa didunia dan dilangit pasti akan mati, dan kalau sudah mati apa yang akan dibawah mati,,??? yang dibawah hanyalah selubang tanah dan bangkainya yang menjijikan karena dirinya diselimuti oleh belatung dan berbau busuk. kalau sudah begitu,,,apanya yang harus kita sucikan selama kita hidup didalam dunia yang penuh dengan kebohongan belaka. Dan yang sebenarnya untuk mensucikan diri adalah menjalankan apa yang diperintah-Nya dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya, menjalankan dengan ihklas di dalam hati sanubari yang paling dalam, serta menjalankan 4(empat) unsur yang ada di dalam diri manusia, yaitu Taukhidul Asma', Taukhidul Sifat, Taukhidul Af'al dan taukhidul Dzat. karena sesungguhnya manusia didunia ini tidak lepas dari empat perkara tersebut, bila sudah dapat menjalan semuanya maka kita akan menemukan satu kesatuan hakekat hidup yang nyata atau hakikat dzatnya. Taukhidul Asma', Taukhidul Sifat, Taukhidul Af'al dan Taukhidul dzat sudah menjadi satu didalam jiwa dan imannya sudah sudah jadi satu, sehingga berkatalah,,," Ya Dia Ya Aku ".

Tidak ada komentar: